
Menjadi Pengusaha Sukses
1 April 2024
Proyek Pembangunan Tol Becakayu
1 April 2024Ketika, ketika lembah yang indah penuh dengan uap di sekitarku, dan matahari meridian menyinari permukaan atas dedaunan pohon-pohonku yang tak tertembus, dan hanya sedikit sinar yang menyinari tempat suci bagian dalam, aku melemparkan diriku ke antara rerumputan tinggi di dekatku. aliran yang menetes; dan, ketika saya berbaring dekat dengan bumi, ribuan tanaman tak dikenal saya perhatikan: ketika saya mendengar dengungan dunia kecil di antara batang-batang, dan menjadi akrab dengan bentuk-bentuk serangga dan lalat yang tak terhitung jumlahnya, maka saya merasakannya. kehadiran Yang Mahakuasa, yang membentuk kita menurut gambar-Nya, dan nafas cinta universal yang menopang dan menopang kita, yang melayang di sekitar kita dalam kebahagiaan abadi; lalu sahabatku, ketika kegelapan menyelimuti mataku, dan langit dan bumi seolah bersemayam dalam jiwaku dan menyerap kekuatannya, bagai wujud nyonya tercinta, maka sering kali aku berpikir dengan penuh kerinduan, Oh, bisakah aku menggambarkan konsepsi ini? , dapat menuliskan di atas kertas semua yang hidup begitu penuh dan hangat di dalam diriku, sehingga itu bisa menjadi cermin jiwaku, sebagaimana jiwaku adalah cermin dari Tuhan yang tak terbatas!
Wahai temanku – tapi itu terlalu berat untuk kekuatanku – aku tenggelam di bawah beban kemegahan penglihatan ini! Ketenangan yang luar biasa telah menguasai seluruh jiwaku, seperti pagi musim semi yang manis yang aku nikmati dengan sepenuh hati. Saya sendirian, dan merasakan pesona keberadaan di tempat ini, yang diciptakan untuk kebahagiaan jiwa seperti saya.
Aku begitu bahagia, sahabatku, begitu terhanyut dalam perasaan indah akan keberadaan yang tenang, hingga aku mengabaikan bakat-bakatku. Saya seharusnya tidak mampu menggambar satu goresan pun pada saat ini; namun saya merasa bahwa saya belum pernah menjadi seniman yang lebih hebat dari sekarang.
Ketika, ketika lembah yang indah penuh dengan uap di sekitarku, dan matahari meridian menyinari permukaan atas dedaunan pohon-pohonku yang tak tertembus, dan hanya sedikit sinar yang menyinari tempat suci bagian dalam, aku melemparkan diriku ke antara rerumputan tinggi di dekatku. aliran yang menetes; dan, ketika saya berbaring dekat dengan bumi, ribuan tanaman tak dikenal saya perhatikan: ketika saya mendengar dengungan dunia kecil di antara batang-batang, dan menjadi akrab dengan bentuk-bentuk serangga dan lalat yang tak terhitung jumlahnya, maka saya merasakannya. kehadiran Yang Mahakuasa, yang membentuk kita menurut gambar-Nya, dan nafas cinta universal yang menopang dan menopang kita, yang melayang di sekitar kita dalam kebahagiaan abadi; lalu sahabatku, ketika kegelapan menyelimuti mataku, dan langit dan bumi seolah bersemayam dalam jiwaku dan menyerap kekuatannya, bagai wujud nyonya tercinta, maka sering kali aku berpikir dengan penuh kerinduan, Oh, bisakah aku menggambarkan konsepsi ini? , dapat menuliskan di atas kertas semua yang hidup begitu penuh dan hangat di dalam diriku.

